Dunia Bisnis Online

Young woman with shopping bags indoors home on sofa

Kartu kredit memang sangat bisa memudahkan kita dalam melakukan transaksi. Tidak perlu selalu bawa uang tunai ke mana-mana, asalkan ada kartu kredit, semua bisa teratasi. Belum ditambah banyaknya keuntungan yang bisa didapat pemilik kartu kredit. Mulai dari diskon di berbagai merchant, cicilan 0%, cashback, poin reward, dan masih banyak lagi. 

Tapi, di tengah segala kemudahan dan keuntungan yang ditawarkannya, kartu kredit juga dapat menjerumuskan jika kita sebagai pemiliknya terlalu boros dan impulsif dalam bertransaksi. Apalagi, jika bertransaksi di luar batas kemampuan finansial dan tidak disiplin dalam membayar tagihannya. Akibatnya, tagihan menggunung dan kartu kredit berubah menjadi momok yang menakutkan. 

Agar hal ini tidak kamu alami, kamu dapat mengecek tanda-tandanya sejak dini. Berikut ini adalah 4 tanda yang mengarah atau bisa menunjukkan bahwa pemakaian kartu kreditmu sudah mulai tidak sehat. 

Jumlah tagihan kartu kredit sudah lebih dari 30% penghasilan

Batas ideal jumlah utang atau tagihan yang harus dibayar per bulan tidak boleh lebih dari 30% total penghasilan. Sebab, ini akan berpengaruh pada kesehatan keuangan dan pemenuhan kebutuhan yang lainnya. Nah, jika kamu saat ini sedang punya cicilan pakai kartu kredit atau rutin punya tagihan kartu kredit bulanan, jangan lupa cek lagi jumlahnya dan cocokkan dengan anggaran keuangan yang sudah dibuat. Apabila terlalu sering bertransaksi konsumtif lebih dari 30% jumlah penghasilan maka segera evaluasi penggunaan kartu kreditmu.

Terlalu sering membayar minimum payment

Salah satu fasilitas menarik dari kartu kredit adalah pembayaran minimum. Sebagai contoh, jika tagihan kartu kreditnya Rp 1 juta, maka kamu bisa membayar minimum 10% dari total tagihannya yang berarti Rp100.000. Tapi, yang Rp900.000-nya bukan berarti lunas. 

Melainkan masuk ke tagihan bulan berikutnya dan akan dikenakan bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bank penerbit. Taruhlah bunganya 2,25%, maka tagihanmu di bulan berikutnya akan menjadi Rp900.000 x 2,25% yaitu menjadi total Rp920.250. Kalau tidak dibayar lagi bulan depan apalagi ada tambahan transaksi berikutnya, maka bunganya akan terus berjalan. 

Apakah kamu termasuk yang sering bayar kartu kredit hanya minimumnya saja? Hayo, segera cek total tagihanmu kalau nggak mau jumlahnya semakin bengkak dan akhirnya menyulitkan keuangan. 

Ketagihan menggunakan fitur tarik tunai

Bukan hanya fitur minimum payment yang bisa berbahaya, fasilitas tarik tunai kartu kredit pun juga demikian jika terlalu sering digunakan. Memang, tarik tunai kartu kredit bisa menjadi jalan cepat memperoleh pinjaman. Apalagi kalau kondisinya darurat. Tapi, jangan lupa bahwa tarik tunai kartu kredit memiliki suku bunga lebih tinggi dan biaya potongan yang cukup besar. Maka dari itulah, kalau kondisinya tidak sangat darurat, jangan gunakan fitur kartu kredit yang satu ini. Apalagi untuk kebutuhan konsumtif, bisa-bisa ketagihan. Kalau kamu mengalami kondisi ini, segera setop. Sebab ini bisa jadi salah satu tanda bahwa kamu sudah menjadikan kartu kredit sebagai “sumber penghasilan”. 

Kartu kredit dianggap sebagai dana cadangan, bukan untuk mempermudah transaksi

Pada dasarnya, kartu kredit hanyalah alat pembayaran sah, bukan dana cadangan yang bisa dimanfaatkan seenaknya. Penggunaan kartu kredit haruslah disesuaikan dengan kemampuan dalam membayar tagihannya. Misalkan, kamu mau beli sepatu seharga Rp 1 juta di sebuah merchant hari ini. Maka ada dua pilihan: cicilan tenor atau bayar lunas di bulan depan. Kalau di bulan depan tidak ada “dana nganggur” yang bisa dialokasikan untuk bayar tagihannya, maka artinya kamu belum mampu untuk memperoleh sepatu tersebut. 

Tertarik buat kartu kredit? Kamu dapat mencobanya dari kartu kredit online

Selain kartu kredit perbankan, sekarang ada juga kartu kredit online dari fintech. Contohnya Kredivo. Solusi kredit instan yang dapat memberikan penggunanya kemudahan bertransaksi: bisa beli dan bayar nanti dalam 30 hari tanpa bunga, cicilan 3/6/12 bulan, hingga akses pinjaman tunai. Dengan suku bunga flat hanya 2,95% per bulan untuk cicilan dan pinjaman, kartu kredit online seperti Kredivo cocok digunakan oleh kamu yang mau mencoba buat kartu kredit pertama kali. 

Bukan cuma syarat daftarnya yang mudah dan bisa disetujui dalam waktu 1 x 24 jam, Kredivo adalah kartu kredit online yang medianya berupa aplikasi. Tidak ada kartu. Jadi, tidak akan ada tagihan yang dibebankan kepada kamu seperti biaya kartu, iuran bulanan, atau iuran tahunan. Kamu hanya perlu membayar tagihan jika pernah melakukan transaksi dengan Kredivo. 

Untuk daftar, kamu bisa langsung download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store. Jangan khawatir, Kredivo sudah terdaftar di OJK sejak tahun 2018. Jadi keamanannya sangat terjamin!