Dunia Bisnis Online

5 Alasan Kesehatan dari belimbing wuluh

Belimbing atau belimbing wuluh merupakan salah satu buah eksotis yang populer karena kekayaan nutrisinya. Ini adalah buah yang renyah dan berair dengan rasa manis dan asam, hadir dalam dua varietas yang lebih kecil yang asam dan yang lebih besar lebih manis. Ini secara ilmiah disebut sebagai Averrhoa carambola dan spesiesnya adalah pohon asli di South East

negara-negara tropis ast – Indonesia, Malaysia dan Filipina dan juga dibudidayakan secara komersial di India. Buahnya berbentuk seperti bintang bersudut lima, bila dipotong tampak seperti bintang, maka dinamakan belimbing.

Belimbing wuluh pencegah kolesterol

Buah ini dikenal sebagai beliming manis atau baliming di bagian Asia Tenggara dan kamrakh dalam bahasa Hindi, ambanamkaya dalam bahasa Telugu, thambaratham dalam bahasa Tamil dan vairapulli dalam bahasa Malayalam. Belimbing atau belimbing dapat dinikmati sebagai jus, selai smoothie, dan acar.

Buah belimbing hadir dengan beragam nutrisi penting seperti vitamin A, C, B5, B9 (folat) dan mineral seng, natrium, magnesium, tembaga, dan kalium. Ini relatif rendah kalori yang menyediakan 28 kalori dan 6 gram karbohidrat per porsi. Belimbing mengandung banyak antioksidan seperti quercetin, asam galat, proanthocyanin dan epicatechin. Sifat antioksidan kuat dalam belimbing bermanfaat dalam menurunkan peradangan, kadar kolesterol dan menurunkan risiko perlemakan hati.

Manfaat Kesehatan Buah Belimbing

Menurunkan Kolesterol

Buah belimbing sarat dengan serat makanan yang membantu membuang lemak dan kolesterol. Bukti menunjukkan bahwa efek hipolipidemik buah belimbing wuluh efektif dalam mencegah perlemakan hati non-alkohol. Kandungan senyawa tanaman seperti flavonoid, pitosterol, saponin dan fitokimia dalam belimbing wuluh ini menggunakan lemak sebagai sumber energi dan dengan demikian membersihkan kelebihan kolesterol dari tubuh dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Mencegah Kanker

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacological Sciences mengungkapkan bahwa buah belimbing berfungsi sebagai suplemen alami yang ampuh dalam mencegah kanker. Buah yang matang adalah gudang antioksidan dan bahkan kulit belimbing memiliki sifat antikanker yang kuat. Menjadi kaya serat belimbing wuluh membersihkan usus besar, membersihkan racun dan menurunkan risiko kanker usus besar.

Mempromosikan Pencernaan

Kekayaan serat makanan alami dalam belimbing berfungsi dengan baik untuk meringankan gejala sembelit, menurunkan kembung, perut kembung, kram dan diare. Selain itu, belimbing membantu dalam asimilasi nutrisi yang tepat dan meningkatkan bioavailabilitas vitamin dan mineral penting. Bukti menunjukkan bahwa rebusan daun belimbing wuluh digunakan untuk mengobati peradangan, dengan membuang racun dan bakteri penyebab radang usus. Buah dan daun belimbing yang matang berfungsi sebagai obat alami yang ramah usus untuk mencegah masalah pencernaan.

Mengatur Tekanan Darah

Bukti kuat mengungkapkan bahwa ekstrak daun belimbing wuluh menghambat kontraksi pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan mencegah kenaikan tekanan darah. Ini sangat bermanfaat dalam mempertahankan kisaran bp normal dan menghentikan fluktuasi tekanan darah sistolik dan diastolik. Sejumlah senyawa tanaman seperti flavonoid, fitokimia dan saponin juga menunjukkan efek penurunan tekanan darah.

Mempertahankan Penurunan Berat Badan

Belimbing adalah salah satu pilihan buah yang disukai untuk semua pelaku diet karena rendah kalori dan padat serat. Kehadiran jumlah serat yang baik meningkatkan metabolisme, membuat Anda kenyang, mengekang nafsu makan dan membantu menurunkan berat badan.

Kontraindikasi

Jenis buah belimbing umumnya tidak aman untuk orang yang menderita penyakit ginjal, karena kaya akan oksalat yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Orang dengan masalah ginjal harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi buah.