Dunia Bisnis Online

7 Festival di Indonesia yang Unik dan Sudah Dikenal Dunia

Indonesia adalah negara yang terdiri dari pulau-pulau. Masing-masing pulau memiliki potensi budaya yang menarik. Keragaman budaya ini disajikan melalui beberapa festival yang dilaksanakan di masing-masing daerah. Tentu saja festival di Indonesia tersebut mampu menyedot perhatian wisatawan asing.

Jelajah Ragam Festival di Indonesia

1. Festival Erau Kertanegara

    Festival ini dilaksanakan di Tenggarong Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk melestarikan budaya dari kesultanan Kutai. Festival ini biasanya digelar dua tahun sekali pada pertengahan tahun, sekitar bulan Juni atau Juli.

    Salah satu budaya yang bisa Kamu lihat adalah upacara adat Dayak, contohnya nyangahatan sebagai penanda musim panen dan musim tanam. Ada juga tari-tarian khas Kutai, misalnya tari Ganjur dan tari Jepen. Untuk acara hiburan ada permainan gasing yang tak kalah seru.

    Pada acara penutupan dilakukan upacara Belimbur, yaitu suatu upacara dimana para rakyat akan berkumpul di tepi sungai Mahakam. Mereka akan memulai prosesi penyucian diri dengan menggunakan air sungai tersebut.

2. Festival Lembah Baliem

    Mungkin festival yang satu ini sudah banyak diketahui oleh masyarakat luas bahkan hingga luar negeri. Sebuah pagelaran budaya di Raja Ampat ini, menyuguhkan kekayaan tradisi adat yang ada. Kamu bisa melihat tradisi perang antara suku Lani, Dani, dan Yani secara lengkap.

    Selama perang tersebut akan diiringi oleh alunan musik, tari-tarian, serta ritual sebelum maju ke medan perang. Festival Lembah Baliem ini dilaksanakan selama tiga hari sekitar bulan Agustus. Agenda ini merupakan agenda tahunan yang bersifat resmi.

3. Festival Lompat Batu

    Siapa yang tidak tahu tentang Nias, sebuah wilayah di Sumatera Utara ini juga memiliki festival unik. Namanya adalah Lompat Batu. Bukan sembarang batu yang akan dilompati, namun, batu dengan tinggi 2,1 meter dan tebal 40 cm.

    Festival yang digelar setiap bulan November ini, menurut sejarah terinspirasi dari budaya perang. Pada zaman dahulu, suku nias belajar melompat batu untuk mencegah serangan musuh. Dulunya setiap suku memiliki benteng yang tinggi, sehingga mereka mencari solusi mengatasinya.

4. Festival Sekaten dan Grebeg Mulud

    Beralih ke Yogyakarta dimana Kamu bisa melihat festival sekaten yang mendunia. Banyak wisatawan asing yang rela menunggu agar bisa menyaksikan acara ini. Sayangnya tahun 2020 ini sekaten ditiadakan karena pandemi.

    Grebeg Mulud dilaksanakan sebagai penutup Festival Sekaten sekaligus sebagai peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ditandai dengan arakan gunungan dari hasil bumi berkeliling keraton. Gunungan ini boleh diambil oleh masyarakat yang menyaksikan setelah ritual selesai.

5. Festival Ogoh-Ogoh

    Pulau Bali yang disebut juga Pulau Dewata juga memiliki Festival unik. Namanya adalah Festival Ogoh-Ogoh. Acara ini ditandai dengan kirab ogoh-ogoh yaitu suatu replika dari gambaran roh jahat bhutakala. Tingginya 2 meter dan dilengkapi pernak-pernik.

    Festival ini dilaksanakan sebelum Hari Nyepi. Warga Bali akan mengusung ogoh-ogoh melalui sepanjang jalan, kemudian dibakar. Hal ini merupakan gambaran kemenangan dari dharma melawan adharma.

6. Karapan Sapi Madura

    Budaya daerah yang menjadi sebuah festival unik termasuk acara karapan sapi. Kamu bisa melihat keunikan tradisi ini di Madura. Biasanya festival diselenggarakan pada bulan Agustus hingga September.

    Karapan sapi ini seperti pacuan sapi, namun sapi harus sepasang dan menarik kereta kayu. Pasangan sapi yang mencapai finish terlebih dahulu adalah pemenangnya. Keunikan lainnya, festival ini juga memperebutkan Piala Bergilir Presiden, tidak heran jika selalu penuh dengan pengunjung.

7. Dieng Cultural Festival

    Nah kalau festival ini pasti sudah tidak asing lagi. Selain Dieng termasuk kawasan yang sangat populer, festival yang diselenggarakan di sana juga tidak kalah seru. Pada setiap tahun, Dieng menggelar ruwatan pemotongan rambut gimbal dari anak-anak di Dieng.

    Serunya lagi, festival tersebut juga dimeriahkan dengan aneka jenis kesenian lainnya. Contohnya pagelaran tari Lengger, Rodad, Wayang Kulit, musikali Jazz, hingga festival lampion. Agar bisa ikut serta dalam festival ini, cek jadwal dan lakukan reservasi karena pasti akan full booked.

Bicara tentang budaya, mengingatkan tentang Bhinneka Tunggal Ika. Aneka keragaman yang berpadu menjadi satu dengan keunikan khas Indonesia. Pada setiap tahunnya, banyak diselenggarakan festival di Indonesia yang bisa menjadi jendela untuk mengintip kekayaan tradisi dari Sabang hingga Merauke.