Dunia Bisnis Online

Dalam rangka meningkatkan motivasi untuk berkoordinasi dan bersinergi pada usaha penegakan hukum, Bea Cukai menjalin kerja serupa dengan Kejaksaan RI. Kerja serupa selanjutnya dijalin lewat kunjungan kerja dan pelaksanaan penyidikan terpadu oleh kantor-kantor pelayanan Bea Cukai dengan unit vertikal Kejaksaan RI di berbagai daerah.

“Sebagai instansi kepabeanan yang memiliki fungsi sebagai pelindung masyarakat, Bea Cukai dapat tetap berusaha pelaksanaan kegiatan koordinasi dengan semua pihak sehingga tercipta sinergi dan pertalian baik dan juga saling menjunjung sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, termasuk dengan Kejaksaan RI dan unit-unit vertikalnya. Terlebih lagi dalam perihal penegakan hukum sesuai kewenangan tiap-tiap berdasarkan amanat undang-undang.

Disebutkan Hatta, di tingkat lokasi kerja serupa antara Bea Cukai dan Kejaksaan tercermin dari pelaksanaan kunjungan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten, Rahmat Subagio yang mendampingi perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke Kantor Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

“Melalui kunjungan selanjutnya diharapkan mampu meningkatkan dan memperkuat sinergi kedua pihak yang selama ini udah terkait dengan baik. Pihak Kejati Banten pun mengapresiasi cara kami dalam membangun sinergi antarinstansi, terlebih di bidang penegakan hukum,” katanya.

Bahkan lanjut Hatta, Kajati Banten menyampaikan harapannya sehingga penegak hukum di Kemenkeu selalu menjadi penyidik yang independent, baik itu untuk tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai maupun tindak pidana di bidang pajak. Ia termasuk menunjang usaha penegakkan hukum yang dijalankan oleh semua aparat penegak hukum termasuk yang dijalankan oleh Kemenkeu.

Jalinan kerja serupa yang baik termasuk tercipta dari kunjungan Bea Cukai Sidoarjo ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan Kejaksaan Negeri Surabaya. Pada kedua kunjungan tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo, Pantjoro Agoeng mengapresiasi kinerja Kejaksaan yang udah menunjang pelaksanaan tugas Bea Cukai, utamanya berkaitan penanganan penyidikan tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai.

Selain lewat kunjungan kerja, Bea Cukai termasuk memperkuat kerja serupa dan sinergi dengan Kejaksaan lewat penyidikan terpadu, seperti yang dijalankan Bea Cukai Pasuruan dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan. Pada tanggal 30 Maret 2022 lalu, udah dijalankan serah menerima tersangka tindak pidana di bidang cukai beserta barang bukti hasil penyidikan terpadu, dari  urus Bea Cukai Pasuruan kepada Kejaksaaan Negeri Kabupaten Pasuruan. Serah menerima ini merupakan tindak lanjut hasil penyidikan terpadu kedua yang udah dijalankan oleh kedua instansi.

Dikatakan, program Penyidikan Terpadu ini merupakan terobosan baru sinergi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bea Cukai Pasuruan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan.

“Tujuannya ialah untuk transparansi penanganan perkara yang dijalankan oleh Bea Cukai Pasuruan. Dengan adanya penyidikan terpadu, maka sistem penyidikan yang dijalankan oleh PPNS Bea Cukai Pasuruan sesudah itu dilimpahkan berkas perkaranya ke kejaksaan, sehingga tidak dibutuhkan lagi Pengembalian Berkas Perkara untuk Dilengkapi (P-19) dari jaksa penuntut umum, karena penyidikan selanjutnya dijalankan secara bersama antara PPNS Bea Cukai Pasuruan dan JPU Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan,” mengerti Hatta.

Ia menghendaki ke depannya pertalian antarinstansi ini dapat terjadi lebih baik lagi, termasuk program kerja yang udah dibahas dan disepakati dalam pertemuan kedua instansi mampu segera ditindaklanjuti dengan dan mampu terwujud prinsip dalam menunjang program penegakan hukum.