Dunia Bisnis Online

Biaya Tambahan yang Harus di Ketahui Ketika Pembelian Rumah

Salah satu kebutuhan primer setiap manusia muka bumi ini adalah memiliki rumah hunian. Bisa di bilang rumah hunian pribadi merupakan setiap manusia yang ada di bumi ini.

Agar impian memiliki rumah terwujud, banyak orang yang rela bekerja siang malam, berangkat pagi pulang pagi untuk menabung membeli rumah yang di idamkan. Tapi sayangnya tidak sedikit orang yang bahwa untuk membeli rumah tidak hanya butuh uang, tapi juga butuh pengetahuan seputar harga properti, biaya tambahan lainya yang kadang cukup membuat dana yang harusnya untuk alokasi lainya malah bocor.

Kalau harus berkaca dari situs OJK ada beberapa biaya tambahan yang di perlukan untuk memiliki rumah yang memang di bebankan untuk orang yang membeli rumah atau properti. Untuk yang belum tau biayanya apa saja? Bisa simak ulasan berikut ini

  1. Booking Fee

Apabil anda memutuskan untuk membeli rumah pada saat launching tentunya untuk membokingnya terdapat biayanya, ini sebagai bukti keseriusan untuk membeli properti yang di inginkan. Apabila secara pihak anda membatalkan untuk tidak jadi membeli, uang booking tidak akan di kembalikan. Biaya booking sangat bervariasi, tergantung dari pengembangnya.

  1. Biaya Akta Notaris

Ketika sudah deal membeli rumah serta akan melakukan pengesahan pada saat proses jual beli, maka di perlukan jasa seorang notaris sebagai bentuk pengesahan dalam proses transaksi jual beli.

Biaya notaris juga bervariasi, di lihat dari sebarapa terkenal notasi yang di gunakan serta seberapa banyak dokumen yang harus di kerjakan oleh seorang jasa notaris.

  1. Biaya Cek Sertifikat

Cek sertifikat berfungsi apakah properti yang dibeli berada diatas tanah yang kondisi sengketa, pengecekan ini bermanfaat untuk terhindar dari kerugian. Karena jarang sekali orang yang kalah sengketa mendapatkan biaya kopensasi. Biaya cek sertifikat sangat bervariasi mulai dari 50ribuan hingga ratusan ribu, tergantung penyedia jasanya.

  1. Biaya Balik Nama

Biaya ini muncul ketika tedapat perubahan nama pada sertifikat yang sebelumnya nama penjual sekarang akan di rubah menjadi nama pembelinya. Biaya balik nama ini umum tergantung dari harga properti yang di beli, biayanya pada umumnya sekitar 2% dari harga properti yang di beli.

  1. Bea dan Pajak

Nah dari sekian prosedur pembeli rumah yang lumayan menguras uang adalah pajak pembelian rumah. Terdapat tiga pajak di antaranya yaitu BPHTB, PPN dan PPnBM. Untuk uang yang di keluarkan biasa tergantung dari aturan daerah setempat tempat anda membeli properti.

  1. Asuransi

Asuransi biasanya di gunakan untuk mereka yang membeli rumah dengan metode KPR. Asuransi ini apabila pembeli properti meninggal maka sang ahli waris mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan biaya KPR rumahya.

Dengan memahami semua biaya tambahan ketika membeli rumah, ini mengurangi resiko anda terkenal tipu muslihat dari pengembang yang nakal.