Dunia Bisnis Online

Hal yang Perlu diperhatikan Sebelum Memasang Skylight

Memaksimalkan pencahayaan rumah adalah salah satu solusi menghemat penggunaan listrik saat siang hari. Beberapa terobosan baru banyak diciptakan guna memaksimalkan pencahayaan ini seperti menggunakan jendela yang cukup besar, bahkan penggunaan jendela ini memakan 40% dari fasad rumah. Cara lain seperti menggunakan, pintu atau jendela dengan penutup kaca, dan banyak lagi. Ada juga cara kuno, tapi masih tetap efisien dalam memaksimalkan pencahayaan alami di dalam rumah yaitu jendela atap atau skylight.

Skylight

Skylight adalah sebuah jendela yang dipasang di atap untuk mendapatkan cahaya matahari lebih banyak lagi. Penggunaan skylight lazimnya ditemukan di rumah-rumah yang ada di eropa serperti Perancis, Spayol, Italia, Jerman dan banyak lagi. Skylight sendiri bukanlah sebuah terobosan baru, skylight sudah dikenal sejak zaman dahulu bahkan sebelum listrik ditemukan.

Penggunaan skylight menurut Kontraktor Jogja memiliki keunggulan seperti dan memaksimalkan pengaturan intensitas cahaya dari berbagai sudut ruangan. Selain itu, ukuran skylight pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Jika Anda berniat untuk menerapkan kaca atap ini le bangunan Anda, ada benerapa hal yang perlu Anda perhatikan, Anda bisa menyimakan pembahasan di bawah ini.

Bisa Disesuaikan dengan berbagai jenis atap

Anda mungkin ragu karena pemasangan sklylight sendiri di atap. Mungkin Anda merasa jika atap Anda tidak bisa dipakai skylight. Nyatanya skylight bisa dipakai di berbagai macam kondisi atap, apakah atap Anda datar (atap dak, atap genteng flat) atau permukaanya tidak datar (atap genteng gelombang, atap sirap). Tentu saja berbeda kontur atap maka berbeda pula teknik pemasangan skylight.

Gunakan material yang tepat

Untuk bingkai atau kusen dari skylight sendiri terdapat banyak macam material yang bisa digunakan. Tetapi, disarankan untuk menggunakan bingkai alumunium. Hal ini dikarenakan desain ramping dari bingkai alumunium bisa memaksimalkan lebar permukaan dari penutup untuk mendapatkan pencahaya yang lebih baik. Bingkai alumunium juga kokoh dan pastinya tidak terpengaruh oleh kelembapan maupun terpaan cahaya.

Untuk pentup material yang lazim digunakan adalah kaca. Tetapi pastikan jika kaca yang Anda gunakan sudah melewati proses tempred atau laminated. Hal ini untuk mencegah perubahan cuaca yang ekstrim hingga bisa menyebabkan keretakan atau jenis cuaca yang tak lazim seperti hujan es.

Kunjungi juga: jasa interior Jogja

Konsultasi dengan ahli

Ada baiknya sebelum melakukan instalasi skylight, Anda berkonsultasi dengan ahlinya dulu. Pemasangan skylight pada posisi yang tidak tepat tentu akan menimbulkan efek yang tidak bagus juga. Misalkan Anda memasang skylight yang menghadap timur atau barat. Efek yang Anda rasakan adalah intensitas cahaya yang cukup kuat, karena terkena langsung pancaran sinar matahari.

Atau jika langit-langit rumah Anda tidak cukup tinggi, tetapi Anda memaksakan untuk tetap memasang skylight. Alih-Alih mendapatkan pancaran cahaya yang cukup, Anda bisa mendapat pancaran cahaya yang berlebihan. Untuk itu sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli terlebih dahulu.

Nah, inilah hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang skylight pada bangunan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.