Dunia Bisnis Online

Penggunaan kayu sebagai material eksterior sangat diinginkan. Tidak bisa dipungkiri bahwa warna dan tekstur yang bagus dianggap dapat meningkatkan estetika sebuah rumah. Biasanya kayu digunakan untuk lantai di depan rumah. Selain indah secara estetika, kayu juga bisa membuat rumah memiliki suasana yang lebih hangat.

Bagaimanapun, pemilihan material kayu sangatlah penting. Tidak semua kayu cocok untuk bahan luar ruangan. Kayu disarankan tahan terhadap udara, panas, hujan dan tungau debu. Berikut kami hadirkan 6 jenis bahan kayu yang bisa digunakan untuk bahan dekorasi luar ruangan.

Kayu Merbau

Dikatakan sebagai alternatif jati karena kekurangannya, kayu merbau dinilai memiliki kualitas yang sangat baik. Kayu Merbau bercirikan coklat kecoklatan sampai coklat mirip jati. Secara visual tekstur kayu merbau akan terlihat kasar, namun jika mengikuti tekstur kayu merbau lebih baik dari yang terlihat.

Yang perlu Anda perhatikan adalah jenis kayu merbau ini memiliki warna dan tekstur kayu yang sering kali kontras dan bergaris. Jika Anda tidak keberatan, ini pasti akan menjadi pesona dan keunikan Anda sendiri.

Kayu Jati

Merupakan jenis kayu yang tidak diragukan lagi keawetannya. Kayu jati merupakan jenis kayu yang paling populer di masyarakat, sehingga tidak heran jika kayu jati sering digunakan untuk furniture dan material eksterior bangunan.

Kami juga menyediakan jasa mebel ukir, kami dari furniture jepara dengan kualitas pekerjaan terbaik. Yuk coba bisa Anda kunjungi juga tautan tersebut.

Kualitas kayu jati ditentukan oleh umur pohon jati. Semakin tua pohonnya, semakin baik pohonnya. Selain kekuatannya, keunggulan kayu jati adalah sifatnya yang anti rayap. Pohon-pohon besar, furnitur dijual dengan harga yang relatif murah dibandingkan jenis kayu lainnya.

Pohon Ulin

Besi atau yang sering dikenal dengan besi tuang banyak digunakan sebagai bahan bangunan, seperti konstruksi perumahan, jembatan, dan perkapalan. Kesulitan dan rayap menjadi alasan utama orang menemukan jenis kayu ini. Selain itu, kayu ini juga dianggap tahan air. Kekurangan dari kayu ini adalah permukaannya tidak licin seperti kayu merbau dan kayu jati. Anda akan sering menemukan retakan permukaan pada kayu ini.

Kayu Bengkirai

Kayu ini, yang sering digunakan sebagai geladak, ruangan, dan bahan furnitur, memiliki ikatan serat yang kuat dan kuat. Terkadang kayu ini juga digunakan untuk berbagai keperluan konstruksi bangunan. Kayu bengkirai memiliki warna yang cerah dan biasanya berwarna kuning sangat cocok untuk anda yang sedang mencari kayu berwarna cerah untuk eksterior rumah anda.

Kayu Kamper

Kayu kampus merupakan kayu yang cukup populer di dunia perdagangan. Keberadaannya yang masih umum dan seringkali membuat harga kayu ini lebih mahal dari jenis kayu lainnya. Selain itu, kayu kamper dikenal sebagai kayu yang tahan rayap dan tahan banting. Kayu kamper memiliki tekstur butiran lurus. Tekstur kayunya terasa agak kasar.

Kayu Damar Laut

Secara tampilan, kayu damar laut memiliki tekstur dan warna yang sama dengan kayu gudang. Kayunya berwarna kuning kecoklatan dan sering terkena sinar matahari, warna damar laut lebih gelap. Resin laut yang sangat keras membuat kayu ini cocok untuk penggunaan di dalam dan di luar ruangan.