Dunia Bisnis Online

Semakin banyak siswa berpartisipasi dalam kelas yang ditawarkan melalui Internet. Meskipun jumlah pastinya belum dihimpun, sumber yang dapat dipercaya memperkirakan bahwa antara setengah juta hingga satu juta siswa dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas mengambil satu atau lebih kursus secara online. Sama seperti ruang kelas fisik yang berisi papan tulis tempat guru dan siswa mengerjakan pelajaran, Sistem Manajemen Kursus adalah rangkaian perangkat lunak yang berfungsi sebagai infrastruktur yang dibutuhkan siswa dan guru mereka untuk bekerja secara online.

CMS bukanlah Kursus

Paket perangkat lunak yang kebanyakan orang kenal adalah Microsoft Office. Pemilik bisnis kecil mungkin menggunakan beberapa program Office dalam satu hari: menulis surat di Word kepada pelanggan meminta janji untuk membuat presentasi PowerPoint tentang produk baru; menambahkan produk ke database inventaris Access; dan menghitung margin keuntungan dalam spreadsheet Excel. Rangkaian perangkat lunak memungkinkan pemilik bisnis untuk melakukan pekerjaannya, tetapi perangkat lunak itu sendiri tidak dibuat oleh pemilik bisnis dan tidak sama dengan bisnisnya. Faktanya, perangkat lunak yang sama dapat digunakan oleh banyak bisnis.

Demikian pula, Sistem Manajemen Kursus memungkinkan guru kelas online untuk melakukan pekerjaan mereka. Guru tidak perlu mengembangkan sistem, tetapi dapat menggunakannya sebagai alat untuk menyampaikan materi pelajaran. Perangkat lunak ini terpisah dari pokok bahasan kursus, dan dapat digunakan dengan berbagai jenis kelas.

CMS adalah Rangkaian Alat Pendidikan

Guru dan siswa di kelas virtual masih memerlukan perangkat lunak yang memungkinkan mereka menulis makalah, mengirim email, menjelajahi Internet, dan melakukan tugas komputer umum lainnya. Sistem Manajemen Kursus melampaui tugas-tugas ini untuk mendukung proses belajar-mengajar yang sebenarnya. Misalnya, CMS, kadang-kadang disebut sistem manajemen pembelajaran, menyediakan mekanisme untuk mengikuti kursus di mana siswa masuk sesuai jadwal mereka sendiri dan tidak harus online pada waktu yang sama dengan guru. Ini juga menyediakan teknologi yang memungkinkan guru memberikan tugas, melacak partisipasi siswa, dan menilai beberapa jenis pekerjaan secara elektronik.

Sistem Memfasilitasi Interaksi

Beberapa kursus online, yang disebut asynchronous, memungkinkan siswa untuk log-in sesuai jadwal masing-masing. Lainnya, yang disebut sinkron, menjadikan kelas online semua pada waktu yang ditentukan, bersama dengan guru. Sistem Manajemen Kursus dapat digunakan untuk kedua jenis kelas. Yang penting, sistem seperti ini memfasilitasi interaksi siswa-guru dan siswa-siswa di kedua jenis kursus.

Dalam kursus asinkron, interaksi antara siswa dan guru dapat terjadi melalui pesan email, papan buletin, atau diskusi berulir, semua didukung oleh sistem manajemen konten. Dalam kursus sinkron, obrolan web atau konferensi video waktu nyata adalah alat komunikasi yang memungkinkan.