Dunia Bisnis Online

sambiloto turunkan gula darah

Sambiloto, daun herbal yang dikenal memiliki rasa pahit yang kuat rupanya memiliki efek cukup kuat untuk turunkan gula darah. Bagaimana sebenarnya cara kerja dari herbal sambiloto ini terhadap diabetes?

Sambiloto Dan Manfaatnya Untuk Gula Darah

Menurut Indian Journal of Pharmacology tahun 2012 dijelaskan bahwa daun sambiloto atau secara ilmiah dikenal dengan nama Andrographis paniculata  memiliki khasiat untuk membantu terapi diabetes, baik itu tipe 1 maupun tipe 2. Hal senada juga pernah diungkap dalam riset lain sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Molecules tahun 2016.

Dalam riset dijelaskan dengan mengonsumsi ekstraksi dari tanaman sambiloto akan efektif membantu memperbaiki stabilitas kadar gula darah secara efektif. Membantu mengendalikan fluktuasi gula darah dan efektif turunkan gula darah secara signifikan, pada kasus hiperglikemia yang berat.

Bahkan dalam penjelasan jurnal Frontier of Pharmacology tahun 2017 dijelaskan bahwa senyawa khas dari sambiloto, yakni andrograpolide merupakan senyawa fitokimia yang saat ini tengah diharapkan menjadi terapi alternative isu masalah metabolisme, termasuk di antaranya untuk diabetes.

Bagaimana Cara Kerja Sambiloto Untuk Gula Darah?

Lalu bagaimana sebenarnya pengaruh dari sambiloto pada pasien diabetes? Sejauh mana efektivitas dari terapi ini untuk turunkan kadar gula darah? Apakah kelebihan dari terapi ini dari jenis herbal lain?

Salah satu ulasan yang menggambarkan mengenai bagaimana sambiloto bekerja untuk diabetes dapat Anda lihat pada Journal of Translational Medicine tahun 2009. Dalam jurnal ini dijelaskan bahwa senyawa andrograpolide dalam sambiloto terbukti efektif membantu penderita diabetes dalam dua aspek.

Aspek pertama adalah mendorong metabolisme tubuh, sehingga meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap sinyal insulin. Ini meningkatkan sel sel tubuh menarik lebih banyak glukosa dalam darah.

Aspek kedua yang dijelaskan dalam jurnal tersebut adalah kinerja dari senyawa fitokimia ini terhadap pankreas. Senyawa ini bekerja sebagai proteksi dan penjaga stabilitas kinerja dari beta sel dari pankreas. Beta sel adalah elemen dari pankreas yang utamanya berkaitan dengan produksi insulin.

Insulin ini yang bertugas memerintahkan sel tubuh untuk menarik gula dalam darah. Hiperglikemia atau kenaikan gula darah dapat dikaitkan dengan turunnya produksi insulin atau resistensi sel terhadap sinyal insulin.

Ketika pankreas gagal memproduksi insulin dengan cukup, sehingga gula dalam darah tidak terserap dengan optimal oleh sel sel tubuh. Atau ketika sel menjadi resisten sehingga sebanyak apapun insulin yang dilepas, sel tidak cukup sensitif untuk merespon. Akibatnya sel gagal menarik lebih banyak gula dari darah.

Dalam penjelasan lain, dikatakan bahwa sambiloto bekerja pada hormon inkretin. Ini adalah hormon yang diproduksi oleh sistem pencernaan sebagai sinyal ketika makanan berhasil diserap dan kadar gula akan naik. Dengan membantu memperbaiki kinerja hormon ini, maka sel sel beta dalam pankreas juga akan bekerja lebih optimal. Termasuk mendorong turunkan kadar gula darah dengan cepat.

Manfaat Lain Sambiloto Pada Penderita Gula Darah

Tidak hanya membantu dalam proses turunkan gula darah. Terapi dengan herbal sambiloto juga akan menjaga kebugaran tubuh penderita diabetes. Dengan melancarkan sirkulasi darah dan memperbaiki metabolisme secara umum.

Sambiloto terbukti memiliki efek baik sebagai anti inflamasi. Sementara peradangan atau inflamasi merupakan kondisi sampingan yang acapkali muncul pada pasien diabetes. Ini akan membantu mengendalikan kecenderungan penderita diabetes untuk mengalami peradangan berat.

Sedang dalam riset yang dilaporkan pada Malaysian Journal of Medical Sciences tahun 2018 diungkap bahwa terapi dengan sambiloto akan sangat efektif mengendalikan gangguan pada hormonal yang juga berkaitan dengan fertilitas. Isu ini juga biasa muncul pada penderita diabetes.

Tidak sekedar efektif turunkan gula darah, terapi dengan sambiloto akan membantu menjaga kondisi tubuh penderita diabetes dengan baik. Juga membantu mengendalikan efek samping yang lazim muncul pada penderita diabetes.